Rahmat Wibowo secara terbuka menuduh seseorang bernama Abigail Aryaputra Sudarman dari Abdi Sudarman School of Artificial Intelligence melakukan pemalsuan kredensial dan penggunaan logo organisasi besar tanpa izin, mengklaim telah melaporkan masalah ini kepada tim hukum dan kepatuhan di Microsoft, UNESCO, dan lainnya.
| ID | ev-20260502-001 |
|---|---|
| Sumber | Rahmat Wibowo LinkedIn |
| Target | Abil Sudarman (Abigail Aryaputra Sudarman) |

Transkrip
Dalam komunitas teknologi dan Al, kepercayaan dan
keaslian adalah mata uang kita yang paling berharga.
Ketika kita membangun dan membagikan
karya kita di depan umum, kita membuat
komitmen terhadap transparansi.
Baru-baru ini, saya menyoroti beberapa
praktik yang mengkhawatirkan terkait personal
branding dan potensi pemalsuan yang melibatkan Abil
S. dari Abil Sudarman School of Artificial
Intelligence. Mengklaim gelar seperti "Researcher"
tanpa hasil yang dapat diverifikasi, dan secara berlebihan
memanfaatkan logo-logo organisasi global besar untuk
menciptakan otoritas palsu,
merongrong kerja keras para profesional sejati
di industri kita.
Akuntabilitas itu penting. Hari ini, saya mengambil langkah
berikutnya dan secara resmi menghubungi tim hukum,
kepatuhan, dan perlindungan merek dari organisasi
yang terdampak—termasuk
Microsoft, UNESCO, dan lainnya—untuk memverifikasi apakah
afiliasi dan penggunaan merek dagang tersebut
benar-benar diizinkan.
Saya saat ini sedang menunggu tanggapan
resmi mereka dan akan terus memberikan
informasi terbaru kepada komunitas begitu saya
mendapat kabar.
Kita perlu membina ekosistem di mana
kredibilitas diperoleh melalui kerja nyata dan
kontribusi yang dapat diverifikasi, bukan hanya
direkayasa secara visual di sebuah landing page. Ini adalah
tanggung jawab kita semua untuk menjaga integritas
ruang profesional kita.
#TechEthics #Professionalintegrity
#BuildinPublic #Artificialintelligence
#CommunityTrust #TechCommunity