Rahmat Wibowo mengajukan somasi resmi terhadap Abigail Aryaputra Sudarman dan Abigail Aryaputra Sudarman School of Artificial Intelligence, secara terbuka menuduh mereka melakukan kredensial palsu (klaim gelar universitas palsu), penggunaan logo tanpa izin, mengoperasikan bootcamp tanpa akreditasi dengan branding "School" yang menyesatkan, dan tidak memiliki pendaftaran merek dagang.
| ID | ev-20260504-003 |
|---|---|
| Sumber | Rahmat Wibowo LinkedIn |
| Target | Abil Sudarman (Abigail Aryaputra Sudarman) |

Transkrip
Hari ini saya mengajukan somasi resmi
terhadap Abil S. dan Abil Sudarman School
of Artificial Intelligence atas dasar
pelanggaran merek dagang, fraud akademik,
dan penipuan konsumen.
Fakta yang telah saya verifikasi melalui basis
data publik:
GELAR PALSU: Abil mengklaim lulus dari
Universitas London (Al/ML Computer
Science), padahal data publik menunjukkan
dia terdaftar di BINUS Online Program
Manajemen dan berstatus Withdrew
(pengunduran diri) tahun 2022/2023 dan
tidak ada bukti dia mengenyam pendidikan
S1 di University of London.
LOGO TANPA IZIN: Website ASSAI
menampilkan logo Microsoft, UNESCO,
Pertamina Hulu Rokan, Mekari, Qiscus, PLN
Icon Plus, PT United Tractors Tbk dan
lainnya dengan dugaan TANPA izin resmi dari
perusahaan-perusahaan tersebut.
"SCHOOL" TANPA AKREDITASI: ASSAI
beroperasi sebagai unaccredited bootcamp
tetapi menggunakan branding "Schoo!" yang
menyesatkan calon mahasiswa tentang
status formalnya.
TIDAK ADA TRADEMARK: ASSAI tidak
terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan
Intelektual sebagai merek dagang yang sah.
Banyak calon mahasiswa telah membayar
dengan harapan mendapat instruktur
bersertifikat.
Klien korporat telah mempercayai kredibilitas
yang diduga ternyata palsu.
Sebagai masyarakat yang peduli
pada integritas industri edtech Indonesia,
saya mengambil langkah hukum ini bukan
untuk Keuntungan personal, tetapi untuk:
v Melindungi calon mahasiswa yang
dirugikan
v Memulihkan kredibilitas ekosistem edtech
v Memastikan transparansi dalam industri
pendidikan teknologi
Surat somasi telah disiapkan dan dikirimkan
secara personal dengan tanda tangan saya
secara resmi.
Mari kita jaga integritas industri. Due
diligence adalah kunci.
#EdTech #PerlindunganKonsumen
#TransparansiPendidikan #integritasBisnis
#Artificialintelligence
#Educationinnovation #indonesiaEdtech