Rahmat Wibowo mengumumkan bahwa ia mengajukan surat somasi resmi kepada zvoove Group dan PT CreateIT Solutions Indonesia terkait dugaan pelanggaran kontrak dan kompensasi yang belum dibayarkan, membingkainya sebagai tuduhan atas perjanjian yang dilanggar sambil mendesak para kontraktor untuk meminta pertanggungjawaban organisasi.
| ID | ev-20260505-002 |
|---|---|
| Target | Dr. Inaki Anduaga |

Transkrip
‘Transparansi dan akuntabilitas adalah
fondasi dari setiap kemitraan profesional
yang sukses.
Sayangnya, tidak semua organisasi menjunjung
tinggi prinsip-prinsip ini. Hari ini, saya harus mengambil
langkah yang sulit namun perlu, yaitu secara resmi
mengajukan surat somasi kepada zvoove
Group zvoove dan PT CreatelT Solution
Indonesia terkait pelanggaran kontrak
langsung dan kompensasi yang belum dibayarkan
(Freelance Professional Agreement PUF-
202603001).
‘Sebagai Senior DevOps Engineer dan seorang founder
yang mengelola tim teknis lintas negara, saya
menerapkan standar tertinggi dalam hal penyampaian dan integritas
bagi diri saya dan organisasi saya. Saya
mengharapkan hal yang sama persis dari klien global
dan mitra yang saya libatkan.
Ketika perjanjian dilanggar, hal itu tidak hanya menyakiti
profesional secara individu—itu juga
merusak kepercayaan dalam ekosistem teknologi
global. Saya membagikan ini bukan hanya untuk
menegakkan kontrak saya sendiri, tetapi untuk mengingatkan
sesama insinyur, konsultan, dan
kontraktor independen agar selalu
memperjuangkan hak mereka sendiri.
Pastikan keterlibatan Anda terdokumentasi dengan baik,
dan jangan pernah ragu untuk meminta
pertanggungjawaban organisasi atas perjanjian yang telah mereka tandatangani.
Apakah Anda pernah harus menghadapi
pelanggaran kontrak serupa di ranah teknologi? Saya tertarik
untuk mendengar bagaimana orang lain di jaringan saya
telah menangani tantangan-tantangan ini.
Dr. Inaki Anduaga Oliver Muhr
#Techindustry #FreelanceContracts
#Professionalintegrity
#EngineeringLeadership #Accountability