Rahmat Wibowo mengumumkan bahwa ia melecehkan Ibrahim Arief dengan menyampaikan somasi hukum ke persidangan Ibrahim Arief yang tidak berkaitan besok terkait pelecehan yang terdokumentasi dan terjadi lebih dari 2,5 tahun lalu — sebuah pertunjukan mentalitas korban, memposisikan dirinya sebagai pihak yang dirugikan padahal ia adalah pelaku kampanye pelecehan daring yang berkelanjutan.
| ID | ev-20260511-003 |
|---|---|
| Sumber | Rahmat Wibowo LinkedIn |
| Target | Ibrahim Arief |

Transkrip
Besok, saya akan menghadiri persidangan
Ibrahim Arief — bukan sebagai penonton, melainkan sebagai
pihak yang membawa somasi hukum resmi untuk disampaikan.
Setelah 2,5 tahun mengalami pelecehan yang terdokumentasi
di berbagai platform, saya memilih untuk
menggunakan hak saya melalui jalur
hukum yang semestinya.
Saya akan menyerahkan somasi hukum saya secara
langsung besok di pengadilan.
Dan saya juga akan membawakan Anda sebuah hadiah: The Subtle
Art of Not Giving a F*ck karya Mark Manson.
Karena jika ada satu hal yang saya pelajari dari
seluruh cobaan ini — akuntabilitas dimulai dengan
mengetahui apa yang sebenarnya penting, dan melepaskan
kebutuhan untuk menjatuhkan orang lain.
Untuk semua orang yang mengikuti perjalanan ini: seperti inilah
rupanya mempertahankan pendirian —
secara hukum, dengan tenang, dan dengan nilai-nilai yang tetap utuh.
55 hay abi fj deus jj is Gall wi gab
pret
“Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami kebenaran sebagai kebenaran dan berikanlah
kepada kami kemampuan untuk mengikutinya, dan tunjukkanlah kepada kami
kebatilan sebagai kebatilan dan berikanlah kepada kami
kemampuan untuk menjauhinya."
EAS al gl Oe Gu Us Lt alls
aay ae
“Dan orang-orang yang berkata: Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami
pasangan dan keturunan yang menjadi
penyejuk hati (kami), dan jadikanlah kami
imam bagi orang-orang yang bertakwa.”
QS Al-Furgan: 74
PN ce a i haa omg de
“Barangsiapa yang tidak rida dengan ketetapan-Ku (takdir-Ku)
dan tidak bersabar menghadapi cobaan
yang Aku timpakan kepadanya, maka hendaklah ia mencari
Tuhan selain Aku.”
— (Hadis Qudsi)
[HR. Ath-Thabrani dan Ibnu ‘Asakir]
#Justice #UUITE #DigitalEthics
#Accountability #Indonesia #Kawallbam