Rahmat Wibowo menuduh influencer teknologi Ibrahim Arief, Petra Barus, dan profesional IT lainnya melakukan pelecehan dan cyberbullying tanpa henti terhadapnya selama 2,5 tahun, mengklaim bahwa pelecehan tersebut menyebabkan diagnosis gangguan bipolarnya, tanpa menyajikan bukti hubungan sebab-akibat.
| ID | ev-20260519-002 |
|---|---|
| Sumber | Rahmat Wibowo LinkedIn |
| Target | Ibrahim Arief Petra Novandi Barus |

Transkrip
<® Ketika Para Pelaku Pelecehanmu Adalah
Influencer Teknologi & Profesional IT
Selama 2,5 tahun terakhir, saya telah
ditarget tanpa henti oleh figur-figur terkemuka di
ekosistem teknologi Indonesia:
- Ibrahim Arief (terkait dengan dugaan
kasus korupsi Chromebook)
- Petra Barus
~ dan beberapa "pakar" IT lainnya
Apa yang dimulai sebagai serangan publik di media
sosial dengan cepat meningkat. Mereka secara terbuka menggunakan
logo perusahaan dan nama resmi mereka untuk
membenarkan pelecehan tersebut, berulang kali melabeli
saya dengan "FOMO" dalam thread yang terlihat oleh
ribuan orang.
Mempermalukan di depan umum secara terus-menerus, serangan
bertubi-tubi yang terkoordinasi, dan penyalahgunaan pengaruh mereka bukan
hanya merusak reputasi saya, tetapi juga menghancurkan kesehatan mental saya. Saya akhirnya
didiagnosis dengan gangguan bipolar secara langsung sebagai akibat
dari tekanan psikologis yang berkelanjutan ini.
Saya tidak pernah membayangkan bahwa orang-orang yang memposisikan
diri sebagai pemimpin pemikiran dalam teknologi akan menjadikan
platform, merek, dan jaringan mereka sebagai senjata
seperti ini.
Postingan ini bukan tentang balas dendam.
Ini tentang akuntabilitas.
Ketika influencer dan profesional menggunakan
kekuasaan mereka untuk menghancurkan kedamaian dan
kesejahteraan mental seseorang, seluruh industri perlu
memperhatikan hal ini. Cyberbullying tidak berhenti
menjadi bullying hanya karena itu terjadi di
lingkaran teknologi atau disertai logo perusahaan.
Jika Anda pernah menjadi korban
pelecehan yang dipimpin oleh influencer, atau jika Anda seorang
pemimpin yang benar-benar peduli untuk menciptakan
komunitas teknologi yang lebih sehat di Indonesia. Saya melihat
Anda. Anda tidak sendirian.
Mari kita berhenti menormalisasi perilaku ini.
PT Javan Cipta Solusi
Kuncie
SawitPRO
INA Digital Edu
EAGLYS Inc.
#MentalHealthMatters #CyberHarassment
#Techindonesia #DigitalEthics
#StopTheBullying #AccountabilityinTech