Rahmat Wibowo memposting secara sarkastis tentang panggilan Zoom pribadi yang dibagikan ke publik, mencantumkan pencapaian teman-temannya sambil menuduh Maria Khelli sebagai pembully dan melakukan pelecehan serta mempermalukan di depan umum, tanpa bukti apa pun selain penggambarannya sendiri atas peristiwa tersebut.

Unggahan asli ↗

Rahmat Wibowo memposting secara sarkastis tentang panggilan Zoom pribadi yang dibagikan ke publik, mencantumkan pencapaian teman-temannya sambil menuduh Maria Khelli sebagai pembully dan melakukan pelecehan serta mempermalukan di depan umum, tanpa bukti apa pun selain penggambarannya sendiri atas peristiwa tersebut.

Transkrip

»« Cuma mau pamerin dikit circle aku yang super talented di LinkedIn ah! (Soalnya buat apa nyimpen private achievements kalo bisa posting private Zoom meeting ke publik, kan? @) Ini nih group Zoom call kita baru-baru ini yang sekarang di-broadcast biar seluruh internet bisa lihat: 2 orang kerja di Meta 1 orang kerja di Amazon 2 orang PhD di US 1 orang PhD di Dubai 1 orang Master's degree di US 2 orang working remotely earning $$$ (plus satu yang kerja 3 jobs sekaligus) ... dan masih banyak lagi! :D Berkah banget dikelilingi teman-teman yang ambisius dan talented! @W PS. Oversharing achievements itu lucu. Posting private Zoom meeting ke publik sambil jadi bully? Itu vibe yang beda banget. Tolong sambut Maria Khelli di LinkedIn! Ayo tetap profesional, hargai batasan, dan mungkin stop harassment & public shaming sekalian. #Networking #Achievements #Professionalism #RespectPrivacy #NoToBullying