Rahmat Wibowo menginvestigasi kredensial pendidikan Abigail Aryaputra Sudarman (Abigail Aryaputra Sudarman) dan secara publik mempertanyakan keaslian klaimnya sebagai lulusan University of London jurusan AI/ML Computer Science dengan mengutip kurangnya bukti verifikasi dan menyajikan catatan yang menunjukkan bahwa sebelumnya ia terdaftar di program Manajemen BINUS ONLINE.

Unggahan asli ↗

Rahmat Wibowo menginvestigasi kredensial pendidikan Abigail Aryaputra Sudarman (Abigail Aryaputra Sudarman) dan secara publik mempertanyakan keaslian klaimnya sebagai lulusan University of London jurusan AI/ML Computer Science dengan mengutip kurangnya bukti verifikasi dan menyajikan catatan yang menunjukkan bahwa sebelumnya ia terdaftar di program Manajemen BINUS ONLINE.

Transkrip

T, Investigasi Kredensial: Abil S. (Abigail Aryaputra Sudarman) Dalam ruang kreator AI/ML, penting untuk memverifikasi klaim — terutama ketika seseorang memiliki pengaruh yang signifikan. Abil Sudarman mengklaim sebagai lulusan University of London jurusan AML Computer Science. Dengan 8K+ pengikut LinkedIn dan 290K+ pengikut Instagram, banyak orang menaruh hormat pada kontennya. Berikut yang terungkap dari pengecekan sederhana: + Tidak ada foto, story, atau postingan tentang kehidupan kampus di University of London. + Tidak ada foto wisuda. + Nol koneksi LinkedIn dari University of London. + Aktivitas GitHub sebagian besar adalah proyek Swift Apple Developer Academy | Indonesia (tidak lazim untuk program AI/ML CS UoL) Pencarian LinkedIn untuk "Abil S." + University of London - Tidak ditemukan hasil (tangkapan layar terlampir). Temuan tambahan (catatan mahasiswa publik): Dia terdaftar di BINUS ONLINE dalam program online PJJ Manajemen (Management): + Mulai: 16 September 2019 + NIM: 2301928673 + Status terakhir: Mengajukan pengunduran diri (withdrew) pada 2022/2023 Ganjil Tidak ada catatan publik tentang perpindahan langsung ke University of London. Garis waktu dan program (Management > klaim AML CS) tidak sesuai. Saya di sini bukan untuk menyerang siapa pun — hanya menyoroti pentingnya due diligence sebelum mempercayai klaim pendidikan, terutama di bidang kompetitif seperti AI/ML. Transparansi membangun kepercayaan yang sesungguhnya. Mari kita jaga komunitas teknologi tetap jujur. Bagaimana pendapatmu? Apakah kamu pernah melihat ketidaksesuaian serupa? #Al #MachineLearning #TechCredentials #EducationVerification #Linkedin #DigitalLiteracy