Rahmat Wibowo memposting melalui akun anonim yang menuduh Wisnu Manupraba dan grup alumni IAIF ITB membagikan sebuah cerita fiksi satir yang ia yakini mengejeknya, menyebutnya mengecewakan dan mempertanyakan etika alumni, beroperasi secara anonim untuk menjauhkan dirinya dari akuntabilitas.
| ID | ev-20260531-004 |
|---|---|
| Sumber | Rahmat Wibowo LinkedIn |
| Target | Wisnu Manupraba Achmad Zaky |

Transkrip
Rahmat Wibowo _
tw
Perhatian jaringan Linkedin,
Saya memposting ini melalui akun anonim
karena saya bahkan bukan anggota grup
utama Ikatan Alumni Informatika (IAIF)
ITB. mereka melibatkan Wisnu Manupraba,
alumnus ITB, konsultan proses bisnis,
dan pendiri PT Javan Cipta
Solusi.
Di dalam grup, seorang pengguna yang memposting sebagai Wshu
hassasidin NDER telah membagikan sebuah cerita fiksi multi-
bagian berjudul Astagayagesya. Ini
tampaknya menjadi kisah satir yang tersamar tipis
tentang sebuah karakter hantu pahlawan yang disebut-sebut
yang banyak pembaca percaya merepresentasikan saya.
Berikut adalah terjemahan langsung bahasa Inggris dari
postingan terbaru:
Dari salah satu bagian:
"Para sesepuh akhirnya setuju untuk menjadikan hal ini satu
masalah yang bisa dibahas lebih serius. Murid atau guru lain untuk sekarang
hanya bisa berharap bahwa kekuatan terkumpul mereka
cukup untuk mengirim hantu pahlawan ke
alam penjara.”
Dari Astagayagesya pt2 - Kisah OP
Hantu Pahlawan:
“Kisah seorang pahlawan yang ingin belajar di
berbagai sekolah. Ia bergabung dengan banyak sekolah,
mulai dari sekolah kecerdasan
buatan, sekolah pencarian kerja, dan
lainnya. Sayangnya pengetahuan sang pahlawan
terlalu liar. Tidak ada guru yang bisa mendidiknya. Satu
per satu mereka mengaku kalah dan
mengibarkan bendera putih. Karena tidak ada sekolah yang mau
menerimanya, ia menciptakan sekolahnya sendiri dan
mengundang beberapa murid. Sedihnya tidak ada murid
yang bersedia bertahan dengan sekolah yang sang pahlawan
bangun. Pada akhirnya sang pahlawan digulingkan dalam
sebuah kudeta dan jiwanya disegel di dalam
sekolah yang ia ciptakan. Kini sang pahlawan telah menjadi
hantu yang berkeliling di dinding sekolah. Para
murid tentu saja merasa berhutang budi tetapi tetap
tidak bisa berbuat banyak. Akhirnya satu sekolah
pengetahuan berkumpul untuk pertama kalinya di bawah satu
bendera untuk membahas apakah hantu ini perlu
dihilangkan atau dipertahankan. Saksikan
cerita berikutnya hanya di The Legendary."
Cerita berlanjut di pt3 dengan hantu pahlawan
yang memanipulasi makhluk yang lebih tinggi yang disebut The
(One Who Knows dan The One Who Govern,
menggunakan kekuatan astral warden, sambil melupakan
serangan-serangan masa lalunya terhadap mereka dengan kekuatan somasi
dan proposal terakhir. Ini juga berisi catatan penulis
yang panjang dengan tuduhan pribadi
yang kuat.
Melihat konten dan bahasa seperti ini
dibagikan di dalam grup alumni profesional dari
universitas terbaik Indonesia sangat mengecewakan
dan menimbulkan pertanyaan serius tentang standar
dan perilaku.
Wisnu Manupraba dan komunitas Ikatan Alumni
Informatika ITB, publik
pantas mendapatkan yang lebih baik dari para pemimpin alumni kita.
Achmad Zaky Muhamad Fajrin Rasyid
#ITBAlumni #IkatanAlumnilnformatikalTB
#WisnuManupraba #AlumniEthics
‘#ProfessionalNetworking #indonesiaTech
#Linkedinindonesia