Rahmat Wibowo menuduh beberapa individu melakukan pelecehan dan pencemaran nama baik. Rahmat Wibowo juga mengklaim telah meracuni hasil pencarian target-targetnya dengan memposting konten yang mencemarkan nama baik di LinkedIn, yang merupakan taktik umum dalam kampanye pelecehannya.
| ID | ev-20260601-002 |
|---|---|
| Sumber | Rahmat Wibowo LinkedIn |
| Target | Steven Nataniel Kodyat Rahmat Fabhian Aminuddin |

Transkrip
Saya telah mengekspos beberapa individu yang memilih
untuk melecehkan saya. Meskipun viralitas jangka pendek dari
postingan ini menciptakan perhatian cepat,
efek tersebut bersifat sementara.
Konsekuensi paling fatal bagi mereka yang
menjadi pelaku pelecehan saya bukanlah
sorotan sementara itu. Jika postingan tidak diturunkan,
SEO yang rusak secara permanen adalah bunuh diri
karier yang sesungguhnya.
Nama profesional mereka kini secara langsung
terkait dalam hasil pencarian dengan tuduhan serius
pelecehan dan penipuan akademik. Selama bertahun-tahun
ke depan, siapa pun yang mencari nama mereka di Google atau LinkedIn
akan melihat hasil ini terlebih dahulu. Jenis
kerusakan digital yang bertahan lama ini jauh lebih merusak
daripada momen viral yang sesaat.
Di dunia profesional saat ini, reputasi online
dan visibilitas pencarian Anda bisa membuka pintu atau menutupnya selamanya.
Ini harus menjadi pengingat serius bagi semua orang.
Lindungi nama Anda. Pikirkan dua kali sebelum
terlibat dalam perilaku berbahaya secara online.
Ini adalah kasus Rahmat Fabhian
Aminuddin dari Amazon Web Services
(AWS) dan Steven Natanie! Kodyat dari
Xendit.
#OnlineReputation #DigitalFootprint
#ProfessionalBranding
#CareerConsequences #SEOMatters
#StopHarassment #PersonalBranding
#CyberEthics #LinkedinWisdom