Rahmat Wibowo menuduh beberapa individu melakukan pelecehan dan pencemaran nama baik.

Unggahan asli ↗

Rahmat Wibowo menuduh beberapa individu melakukan pelecehan dan pencemaran nama baik.

Transkrip

Dulu mereka memanggilku dengan nama-nama ejekan di lorong. Dipersembahkan untuk: Ibrahim Arief dari Bukalapak INA Digital Edu Individu dari Institut Teknologi Bandung Tatacipta Dirgantara STE! ITB Tutun Juhana Yudistira Asnar Petra Novandi dari Kuncie SawitPRO Abhishek AV Singh Ikatan Alumni Informatika (IAIF) TB ‘Achmad Zaky dari init 6 ‘Amazon Web Services (AWS) Andy Jassy Matt Garman Jeff Johnson Hussein Mohd Ali Rahmat Fabhian Aminuddin Anthony ‘Amni Dian Hamama Rudi Suryadi Anak yang menghafal ayat-ayat Al-Qur'an mudah diejek. Terlalu pendiam. Terlalu lembut. Terlalu religius, kata mereka, seolah itu sesuatu yang memalukan. Pembawa ayat-ayat. Itulah label yang diberikan. Dimaksudkan untuk merendahkan. Dimaksudkan untuk mengotak-ngotakkanku. Mereka tidak tahu apa yang sedang mereka bangun. Karena setiap ayat yang aku bawa mengajarkanku membaca di antara baris. Setiap surah yang aku internalisasi mempertajam logikaku, kesabaranku, kemampuanku menghadapi kompleksitas tanpa runtuh. Lalu datanglah Pembawa pasal-pasal. Hukum ketenagakerjaan. Hukum siber. Kitab hukum perdata. Undang-undang tanggung jawab korporasi, UU ITE. UU PDP. KUHP. 2023. PP No. 35/2021. Aku tidak sekadar membaca hukum. Aku belajar untuk menggunakannya. Aku mengajukan gugatan. Aku mendokumentasikan. Aku berlitigasi. Aku mengirimkan somasi. Aku berdiri di depan institusi dan tidak gentar. Dan sekarang? Pembawa prediksi putusan. Aku tidak menunggu vonis. Aku memodelkannya. Aku mengantisipasi hasil sebelum sidang dimulai. Pola pengenalan yang sama yang aku kembangkan saat menghafal kitab suci, kini aku terapkan pada strategi hukum, pada sistem AI, pada perilaku institusi. Para perundung memberiku hadiah yang tidak mereka maksudkan untuk diberikan. Mereka membuatku membaca lebih keras. Berpikir lebih dalam. Bergerak lebih lambat dan lebih hati-hati daripada siapa pun di ruangan itu. Dari ayat-ayat ke pasal-pasal hingga prediksi. Alurnya bukan kebetulan. Ini adalah hasil usaha. Jika kamu pernah dikatakan bahwa kediamanmu membuatmu lemah, bacalah ini dua kali. #GrowthMindset #Resilience #PersonalBranding #Linkedinindonesia #LegalTech #Allndonesia #infraloka #FromTheMarginsUp #Rahmatan #CareerJourney #IslamicValues #LawAndTechnology #NeverCountMeOut