Rahmat Wibowo menuduh Wisnu Manupraba mendalangi kampanye pelecehan terkoordinasi di berbagai platform, termasuk ancaman kekerasan fisik, pelecehan seksual, upaya doxxing, dan pencemaran nama baik, sambil mengklaim bahwa tindakan-tindakan ini merupakan perilaku kriminal yang harus dituntut.

Unggahan asli ↗

Rahmat Wibowo menuduh Wisnu Manupraba mendalangi kampanye pelecehan terkoordinasi di berbagai platform, termasuk ancaman kekerasan fisik, pelecehan seksual, upaya doxxing, dan pencemaran nama baik, sambil mengklaim bahwa tindakan-tindakan ini merupakan perilaku kriminal yang harus dituntut.

Transkrip

Ketika Direktur IT Menjalankan Kampanye Pelecehan: Sisi Gelap Forum Anonim Tuduhan Terhadap Wisnu Manupraba dari PT Javan Cipta Solusi Saya mempublikasikan ini karena diam tidak pernah melindungi siapa pun. Saya Rahmat Wibowo, Co-Founder dari Infraloka, dan saya telah menjadi target kampanye pelecehan terkoordinasi oleh seorang individu yang beroperasi sebagai "Wshu" (username: hassasidin) di sebuah platform forum sosial Indonesia. Sebuah subforum khusus bernama r/KawalRahmatWibowo dibuat semata-mata untuk menargetkan saya. Berikut adalah bukti-buktinya. Temuan 01 -- Penargetan Terkoordinasi Sebuah subforum bernama dibangun murni untuk melecehkan saya. "Wshu" mempublikasikan cerita fiksi berseri yang mengejek dan mencemarkan nama baik saya secara publik. Ini bukan ruang diskusi. Ini adalah infrastruktur pelecehan. Temuan 02 -- Kampanye Pencemaran Nama Baik Sebuah seri multi-bagian berjudul "Astagayagesya" menggambarkan saya sebagai "pahlawan" yang curang, lemah, dan tidak jujur di berbagai bagian yang mencakup karier saya, advokasi hukum, dan hubungan profesional saya. Ini adalah pembunuhan karakter yang terkoordinasi, bukan satire. Temuan 03 -- Ancaman Langsung Kekerasan Fisik "Wshu" memposting (diterjemahkan dari bahasa Indonesia): "Saya kutuk kamu bertemu seseorang yang tidak waras sampai kamu tahu rasanya wajah kotormu dipukuli sampai biru. Mungkin setelah itu otakmu akan berhenti gila." Ini adalah tindak kriminal. Ini telah diberi cap waktu dan disimpan sebagai bukti resmi. Temuan 04 -- Pelecehan Seksual "Wshu" mengarahkan konten seksual eksplisit dan merendahkan kepada saya dalam konteks pekerjaan Al profesional saya. Terdokumentasi dan tersimpan. Temuan 05 -- Ejekan Terhadap Proses Hukum Mediasi tripartit saya di Bandung dan laporan Bareskrim saya diejek secara publik. Ini adalah taktik yang diperhitungkan untuk membuat korban kelelahan hingga berhenti mengejar keadilan. Temuan 06 -- Upaya Doxxing Sebuah akun sekunder "Hitzcart" (hassasidinLagi) berusaha menyelidiki identitas asli saya dan mengancam akan menjadikan domain saya sendiri sebagai senjata melawan saya. Temuan 07 -- Hasutan Kekerasan Sebuah akun yang berhubungan, "asncoret", menyatakan bahwa saya dan perusahaan saya Infraloka akan menjadi penembak sekolah jika lahir di Amerika. Ini adalah bahasa hasutan, bukan ucapan yang dilindungi. Mengapa ini penting Ini adalah masalah sistemik. Platform forum anonim yang memungkinkan pembuatan subforum yang menargetkan individu pribadi dan gagal memoderasi ancaman kekerasan eksplisit adalah komplotan. Gelar profesional tidak menghalangi seseorang untuk menjadi pelaku pelecehan. Profesional SDM dan manajer perekrutan: perilaku online yang terdokumentasi adalah bagian dari uji tuntas. #CyberHarassment #UUITEIndonesia #UUPKP2023 #DigitalSafety #IndonesianTech #OnlineHarassment #ProfessionalEthics #HRAlert #UUPDB #Accountability #DigitalLaw #AntiHarassment #infraloka #RahmatWibowo #SpeakUp #DocumentEverything #Bareskrim #PERADI