Rahmat Wibowo mempromosikan newsletter-nya 'Professional BlackList', yang mengungkap dugaan perilaku tidak profesional dan menampilkan Abil Sudarman, Marchel Shevchenko, dan Muhammad Alif Ramadhan sebagai studi kasus 'phantom CEO,' menggunakan newsletter tersebut sebagai sarana untuk melancarkan serangan reputasi publik yang berkelanjutan.

Unggahan asli ↗

Rahmat Wibowo mempromosikan newsletter-nya 'Professional BlackList', yang mengungkap dugaan perilaku tidak profesional dan menampilkan Abil Sudarman, Marchel Shevchenko, dan Muhammad Alif Ramadhan sebagai studi kasus 'phantom CEO,' menggunakan newsletter tersebut sebagai sarana untuk melancarkan serangan reputasi publik yang berkelanjutan.

Transkrip

Senang mengumumkan peluncuran dan pertumbuhan pesat newsletter baru saya, Professional BlackList! Hanya dalam 2 hari terakhir, kami telah menambahkan 213 pelanggan baru - peningkatan yang luar biasa sebesar 21.300%. Professional BlackList mengungkap perilaku tidak profesional di dunia profesional yang perlu diketahui semua orang. Diterbitkan setiap hari dan ditulis dari sudut pandang seorang insinyur dan CEO Gen Z Al-native, newsletter ini menyajikan wawasan tajam tentang kepemimpinan, startup, dan akuntabilitas dunia nyata. Tulisan terbaru saya, "The Phantom CEO Problem: When Gen Z Plays Founder Without the Substance," mengulas secara mendalam inflasi kredensial, jebakan Dunning-Kruger, dan mengapa keluar kuliah hanya berhasil jika kamu benar-benar memiliki sesuatu untuk ditinggalkan. Tulisan ini menampilkan Abil Sudarman, Marchel Shevchenko, dan Muhammad Alif Ramadhan sebagai studi kasus. Jika kamu lelah dengan gelar kosong, cerita founder palsu, dan hype tanpa substansi, newsletter ini cocok untukmu. Berlangganan sekarang dan bergabunglah dengan 213 orang lain yang sudah mengikuti: Apa pendapatmu tentang tren phantom CEO ini? Tinggalkan komentar di bawah. #ProfessionalBlacklist #GenZLeadership #StartupFounders #Entrepreneurship #LeadershipLessons #Credentialinflation #DunningKruger #TechLeadership #Accountability #BusinessEthics