Rahmat Wibowo mempromosikan newsletter-nya 'Professional BlackList', yang mengungkap dugaan perilaku tidak profesional dan menampilkan Abil Sudarman, Marchel Shevchenko, dan Muhammad Alif Ramadhan sebagai studi kasus 'phantom CEO,' menggunakan newsletter tersebut sebagai sarana untuk melancarkan serangan reputasi publik yang berkelanjutan.
| ID | ev-20260607-019 |
|---|---|
| Sumber | Rahmat Wibowo LinkedIn |
| Target | Abil Sudarman (Abigail Aryaputra Sudarman) Marchel Shevchenko Muhammad Alif Ramadhan |

Transkrip
Senang mengumumkan peluncuran dan
pertumbuhan pesat newsletter baru saya,
Professional BlackList!
Hanya dalam 2 hari terakhir, kami telah menambahkan 213
pelanggan baru - peningkatan yang luar biasa sebesar 21.300%.
Professional BlackList mengungkap
perilaku tidak profesional di dunia
profesional yang perlu diketahui semua orang.
Diterbitkan setiap hari dan ditulis dari sudut
pandang seorang insinyur dan CEO Gen Z
Al-native, newsletter ini menyajikan wawasan
tajam tentang kepemimpinan, startup, dan
akuntabilitas dunia nyata.
Tulisan terbaru saya, "The Phantom CEO Problem:
When Gen Z Plays Founder Without the
Substance," mengulas secara mendalam inflasi
kredensial, jebakan Dunning-Kruger, dan mengapa
keluar kuliah hanya berhasil jika kamu benar-benar
memiliki sesuatu untuk ditinggalkan. Tulisan ini
menampilkan Abil Sudarman, Marchel Shevchenko,
dan Muhammad Alif Ramadhan sebagai studi kasus.
Jika kamu lelah dengan gelar kosong, cerita founder
palsu, dan hype tanpa substansi, newsletter ini
cocok untukmu.
Berlangganan sekarang dan bergabunglah dengan 213 orang
lain yang sudah mengikuti:
Apa pendapatmu tentang tren phantom CEO
ini? Tinggalkan komentar di bawah.
#ProfessionalBlacklist #GenZLeadership
#StartupFounders #Entrepreneurship
#LeadershipLessons #Credentialinflation
#DunningKruger #TechLeadership
#Accountability #BusinessEthics