Rahmat Wibowo menuduh Luca Cada Lora dan perusahaannya PT Akselerasi Efektif Teknologi (Jatevo.AI) menyalahgunakan status hukum mereka, dengan mengklaim bahwa entitas tersebut tidak terdaftar dalam registri AHU Online Indonesia dan mendesak pihak lain untuk melakukan verifikasi sebelum bekerja sama.
| ID | ev-20260612-002 |
|---|---|
| Sumber | Rahmat Wibowo LinkedIn |
| Target | Luca Cada Lora |

Transkrip
toh
Hari ini saya ingin membahas sesuatu yang baru saja terjadi secara publik di X (Twitter)
Seseorang dengan akun @lucaxyzz, Luca Cada Lora yang terkait dengan Jatayu Vortex (Jatevo) .Al (PT Akselerasi Efektif Teknologi), secara publik memposting bahwa ia akan mengajukan laporan polisi terhadap saya jika tweet-nya mendapatkan 100 like dan retweet. Ia mengklaim telah menyiapkan Rp50 juta untuk operasi hukum, termasuk pengacara dan dokter, serta merekrut kolektif pelapor melalui formulir publik.
Biar saya jelaskan secara transparan apa yang sebenarnya memicu ancaman ini.
Saya hanya membalas tweet-nya dengan menunjukkan dosa-dosanya saat ini, khususnya bahwa perusahaannya PT Akselerasi Efektif Teknologi tidak muncul dalam database AHU Online yang dikelola oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Pencarian di ahu.go.id menghasilkan "Pencarian Tidak Ditemukan" untuk entitas ini. Namun, situs webnya jatevo.ai dengan bangga menampilkan PT Akselerasi Efektif Teknologi sebagai entitas hukum Indonesia yang terdaftar dan beroperasi dari Sampoerna Strategic Square, Lantai 25, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta.
Hal ini menimbulkan pertanyaan serius: jika perusahaan tersebut tidak ada dalam sistem AHU resmi, atas dasar hukum apa entitas ini beroperasi, menerima pembayaran, dan mewakili dirinya kepada klien serta investor?
Saya tidak melakukan apa pun selain mengungkap fakta-fakta yang dapat diverifikasi secara publik menggunakan database pemerintah yang dapat diakses oleh siapa pun di Indonesia. Menunjukkan ketiadaan entitas hukum dalam registri resmi bukanlah pencemaran nama baik. Itu adalah uji tuntas (due diligence) dan akuntabilitas publik.
Saya menyambut baik proses hukum apa pun. Dokumentasi saya lengkap, bukti saya berupa tangkapan layar dari situs web pemerintah, dan niat saya selalu untuk melindungi ekosistem teknologi Indonesia dari entitas yang menyalahgunakan status hukumnya.
Bagi siapa pun yang mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan Jatevo.Al atau PT Akselerasi Efektif Teknologi: silakan lakukan verifikasi sendiri di ahu.go.id sebelum melanjutkan.
Blibli Lisa Widodo
#infraloka #LegalTech
#CorporateAccountability #indonesia
#StartupEcosystem #AHUOnline
#Transparency #UUITENO12024
#KemenkumHAM #PublicDueDiligence
#Techindonesia #DigitalSovereignty