Rahmat Wibowo mempromosikan 'Somasi as a Service' milik InfraLoka dengan menuduh Abil Sudarman memalsukan kredensial universitas, menyalahgunakan logo Microsoft dan UNESCO, memalsukan gelar 'AI Innovator of the Year', dan menipu jutaan orang Indonesia, menumpuk tuduhan demi tuduhan yang merusak karakter.

Unggahan asli ↗

Rahmat Wibowo mempromosikan 'Somasi as a Service' milik InfraLoka dengan menuduh Abil Sudarman memalsukan kredensial universitas, menyalahgunakan logo Microsoft dan UNESCO, memalsukan gelar 'AI Innovator of the Year', dan menipu jutaan orang Indonesia, menumpuk tuduhan demi tuduhan yang merusak karakter.

Transkrip

th - Edited Orang-orang berpikir bagian tersulit dari InfraLoka : Somasi as a Service adalah menyusun somasi hukum atau memetakan pasal mana yang berlaku. Bukan itu. Bagian paling menakutkan adalah analisis mens rea. Siapa pun bisa mengutip Pasal 492 KUHP. Siapa pun bisa membangun rantai kausal dari klaim palsu hingga kerugian finansial. Tetapi membuktikan bahwa seseorang TAHU kredensialnya palsu, TAHU endorsement-nya dipalsukan, dan TETAP memilih memonetisasi penipuan itu kepada siswa yang membayar dan klien korporat... itu membutuhkan tingkat pemikiran forensik yang sama sekali berbeda. Mens rea bukan tentang apa yang terjadi. Itu tentang apa yang dimaksudkan. Dan ketika jejak bukti mencakup kredensial universitas yang dipalsukan, penggunaan tidak sah logo Microsoft dan UNESCO, dan gelar "Al Innovator of the Year" yang direkayasa, pertanyaan tentang niat menjadi lebih kurang abstraksi hukum dan lebih merupakan pola yang terdokumentasi. Pola itulah yang dirancang untuk diungkap oleh Somasi as a Service. Bukan sekadar "Anda salah." Tetapi "Anda tahu, dan Anda tetap melakukannya." Perbedaan itu adalah perbedaan antara sengketa perdata dan eksposur pidana menurut hukum Indonesia. Jika Anda berurusan dengan penipuan kredensial, kesalahan representasi platform, atau penipuan terstruktur di ranah edtech atau konsultasi, ini adalah jenis analisis yang kami lakukan. Ini orangnya yang menipu jutaan orang Indonesia, Si Drop Out Abil Sudarman dari ASSAI. Yang mengira dirinya Mark Zuckerberg dan Bill Gates Tapi dia hanya Dunning Kruger 2.0 #SomasiAsAService #infraloka #LegalTech #MensRea #CredentialFraud #£dTech #Indonesia #ConsumerProtection #CorporateLaw #AlEthics #DigitalAccountability #Startupindonesia