Rahmat Wibowo menuduh pemimpin KORIKA, Suryadiputra Liawatimena, mengirimkan hinaan bernada ableis setelah mengeluarkannya dari sebuah grup, dengan menandai para pejabat dan institusi dalam sebuah tuduhan yang bersifat publik.
| ID | ev-20260616-001 |
|---|---|
| Sumber | Rahmat Wibowo LinkedIn |
| Target | Suryadiputra Liawatimena Hammam Riza |

Transkrip
Saya dikeluarkan dari sebuah grup KORIKA.
Lalu datang pesan ini.
Suryadiputra Liawatimena mengirimkan ini
kepada saya setelah mengeluarkan saya:
“mustinya kamu berkumpul dengan adhd
bipolar autisme bersama-sama. itu baru
cocok."
Terjemahan: "Kamu seharusnya bergaul dengan
orang-orang ADHD, bipolar, dan autisme bersama-sama.
Itu baru cocok."
Ia juga berpendapat bahwa penyandang disabilitas
seharusnya menyesuaikan diri dengan organisasi, bukan
sebaliknya. Bahwa jika sebuah aturan mengatakan berjalan,
seseorang yang menggunakan kursi roda seharusnya
tinggal mencari caranya sendiri.
Saya sudah dikeluarkan dari grup saat pesan ini
tiba.
Ini bukan perdebatan panas dalam grup.
Ini adalah pesan yang disengaja dan diperhitungkan,
dikirim kepada seseorang yang sudah dibungkamnya.
Itulah yang membuatnya lebih buruk.
Ia tidak mengatakan ini untuk menantang saya. Ia
mengatakannya karena mengira ia sudah menang.
Saya ingin menyebut apa ini sebenarnya: ableisme.
Bertarget. Disengaja. Dari seseorang dalam posisi
kepemimpinan di salah satu institusi AI dan
inovasi paling terkemuka di Indonesia.
KORIKA seharusnya merepresentasikan pemikiran
terbaik Indonesia tentang teknologi dan masa depan.
Menggunakan neurodivergensi sebagai hinaan perpisahan
kepada seseorang yang baru saja Anda keluarkan
menunjukkan dengan tepat masa depan seperti apa yang
sedang dibangun oleh sebagian pemimpinnya.
Jika seperti itulah gambaran ADHD, mungkin
diagnosisnya bukan masalahnya.
Mungkin masalahnya adalah para pemimpin yang keliru
mengira kebisuan sebagai kemenangan.
Saya punya tangkapan layarnya. Saya punya
cap waktunya. Dan saya punya sebuah platform.
Mohon perhatiannya pak Hammam Riza The
House of Representatives, Republic of
Indonesia (DPR RI) GDP Labs On Lee GDP
Venture Martin Hartono
Danantara Indonesia Pandu Sjahrir
Inilah sebabnya bangsa kita tertinggal
#Accountability #Ableism #Disability
#ADHD #Neurodiversity #KORIKA
#indonesia #inclusiveLeadership
#infraloka #RahmataLilAlamin
#DigitalEthics #SpeakUp #Allndonesia