Rahmat Wibowo menuduh Sabda PS mengalami overconfidence Dunning-Kruger yang klasik, dengan mengklaim bahwa kesuksesan Sabda PS di bimbingan belajar Zenius dan IQ tingginya tidak membuatnya layak untuk membangun Kampus Malaka, sebuah universitas tanpa ujian masuk, dan menyebutnya sebagai spekulasi mahal yang mempertaruhkan masa depan para mahasiswa.
| ID | ev-20260616-008 |
|---|---|
| Sumber | Rahmat Wibowo LinkedIn |
| Target | Ferry Irwandi Timothy Ronald |

Transkrip
teh
@ Dunning-kruger Blacklist: Sabda PS &
Kampus Malaka
Berikut versi singkatnya:
= Drop out dari Teknik Informatika ITB
= Membangun Zenius (bimbingan
belajar/edtech) > menghentikan operasi
pada 2024
- Sekarang menjadi co-founder "Kampus
Malaka": tanpa ujian masuk, tanpa seleksi,
petani/seniman/aktivis mengajar
berdampingan dengan akademisi
~ Secara publik menyandang label "IQ 160"
- Mengklaim ini adalah solusi untuk
masalah pendidikan Indonesia
Masalah utama:
Kesuksesan parsial di bimbingan belajar +
frustrasi pribadi terhadap struktur +
kecerdasan umum yang tinggi =
overconfidence bahwa ia bisa merancang
ulang seluruh sistem universitas dari nol.
Ini adalah contoh klasik puncak
Dunning-Kruger dalam reformasi
pendidikan:
- Pengalaman di bimbingan belajar
tambahan # kompetensi untuk membangun
dan menjalankan universitas pemberi gelar
yang sesungguhnya
- "Hapus semua gerbang" terdengar berani,
tapi mengabaikan alasan mengapa filter
dasar ada (kesiapan, komitmen, standar)
- Tidak ada rekam jejak terbukti di tingkat
institusional, namun mengusulkan
eksperimen radikal berskala nasional
IQ tinggi membuat overconfidence itu
lebih fasih diucapkan, bukan berarti lebih
kecil risikonya.
Intinya:
Visi tanpa pengalaman institusional yang
relevan + bukti bukanlah disrupsi. Itu adalah
spekulasi mahal dengan masa depan orang
lain.
Dukung reformasi pendidikan yang nyata.
Tuntut uji coba, data, dan kerendahan hati,
bukan karisma dan reinvensi radikal.
‘Sabda PS Zenius Malaka Malaka Project
Cania Citta Abigail Limuria Timothy Ronald
Ferry Irwandi
#Dunningkruger #HigherEducation
#Indonesia #€ducationReform
#Critical Thinking