Rahmat Wibowo menuduh Petra Novandi Barus bersikap pengecut karena keluar dari grup chat setelah ditandai, dan mengkritik Wisnu Manupraba karena mengancam mengeluarkannya, menyebutnya kepemimpinan yang buruk, dengan bahasa yang bersifat menuduh dan mencemarkan nama baik.

Unggahan asli ↗

Rahmat Wibowo menuduh Petra Novandi Barus bersikap pengecut karena keluar dari grup chat setelah ditandai, dan mengkritik Wisnu Manupraba karena mengancam mengeluarkannya, menyebutnya kepemimpinan yang buruk, dengan bahasa yang bersifat menuduh dan mencemarkan nama baik.

Transkrip

Setelah saya menandai Petra Barus di grup chat kami ia langsung keluar dari grup tanpa penjelasan apa pun. Petra Novandi Barus benar-benar pengecut karena kabur alih-alih menangani sebuah tag sederhana secara profesional. Wisnu Manupraba dari PT Javan Cipta Solusi kemudian ikut campur sebagai pemimpin dan mengatakan kehilangan dia lebih berharga daripada mempertahankan saya di grup. Ia memperingatkan saya untuk tidak menandai orang lain lagi dan mengancam akan mengeluarkan saya jika terjadi lagi. Ini adalah kepemimpinan buruk yang melindungi orang-orang yang tidak bisa menangani interaksi dasar dan menghukum mereka yang berusaha untuk terlibat. Saya lebih menyukai ruang profesional di mana orang berkomunikasi secara terbuka daripada menghilang atau mengancam pengeluaran hanya karena sebuah tag. Apa pengalaman Anda dengan dinamika grup dan kepemimpinan dalam jaringan profesional? #Leadership #ProfessionalNetworking #Accountability #Communication #WorkplaceCulture #GroupChat