Rahmat Wibowo secara publik merilis somasi hukum dan analisis putusan yang menuduh Bernadeta Elie melakukan serangan reputasi daring, pelabelan karakter, dan penyalahgunaan email, menyebutkan beberapa individu dan institusi terkait sambil mengundang tanggapan resmi, menjadikan seluruh pemberitahuan ini sebagai sebuah tuduhan.

Unggahan asli ↗

Rahmat Wibowo secara publik merilis somasi hukum dan analisis putusan yang menuduh Bernadeta Elie melakukan serangan reputasi daring, pelabelan karakter, dan penyalahgunaan email, menyebutkan beberapa individu dan institusi terkait sambil mengundang tanggapan resmi, menjadikan seluruh pemberitahuan ini sebagai sebuah tuduhan.

Transkrip

2j + Diedit Hari ini, saya secara publik merilis dua dokumen terkait serangan reputasi daring yang saya alami dalam kasus Bernadeta Elie / DeletedUser di fomo.id: Legal Notice / Somasi Analisis Risiko Putusan dan Prediksi Vonis Saya merilis dokumen-dokumen ini untuk tujuan dokumentasi, transparansi, hak jawab, dan akuntabilitas publik. Materi-materi ini berisi kronologi, bukti elektronik yang telah diamankan, dan analisis hukum atas pernyataan-pernyataan yang, menurut pandangan saya, merugikan kehormatan, reputasi, dan standing profesional saya. Perilisan ini juga penting untuk alasan lain: analisis putusan ini bukanlah propaganda. Dokumen ini tidak hanya menjelaskan dugaan pelanggaran. Dokumen ini juga mengkaji kelemahan-kelemahan dari kasus saya sendiri, termasuk masalah prosedural dan waktu, karena akuntabilitas publik harus didasarkan pada akurasi, bukan pertunjukan. Masalah di sini bukanlah perselisihan biasa. Dokumen-dokumen ini membahas pola pelabelan karakter secara publik, pembingkaian reputasi, dan penerbitan ulang materi pribadi dalam komunitas digital yang bersinggungan dengan profesi. Tujuan saya sederhana: menjaga catatan ini secara jelas dan terbuka untuk umum; memastikan dokumen-dokumen ini dibaca secara utuh, tidak secara selektif atau di luar konteks; memberikan kesempatan kepada pihak-pihak terkait untuk merespons secara terbuka dan bertanggung jawab; mencari pemulihan reputasi yang nyata, bukan kebisuan tanpa batas waktu. Saya tidak menerbitkan materi-materi ini untuk tontonan. Saya menerbitkannya karena catatan digital dan konsekuensinya telah berlangsung terlalu lama. Jika pihak-pihak terkait merasa memiliki peran langsung, tanggung jawab institusional, atau tanggapan faktual, saya mengundang mereka untuk membaca dokumen-dokumen ini secara utuh dan menjawabnya secara resmi. Jika diperlukan, saya tetap terbuka untuk proses klarifikasi yang profesional dan terdokumentasi. Ini adalah Bernadeta Elie Produk dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Bambang Pramui karyawan saat ini di Turner & Townsend John Fowlie IISMA Alumni Club Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Dwi Larso Albertus Kurniadi Hendartono pendiri Mahkota Rambutku produk dari Young Leaders for Indonesia Foundation by McKinsey & Company penerima beasiswa PT Pertamina (Persero) dan menyalahgunakan email mereka Simon Aloysius Mantiri Pertamina Foundation Agus Mashud S Asngari Ini dia sisi tersembunyinya #RightOfReply #Accountability #Reputation #ElectronicEvidence #DigitalHarassment #ProfessionalReputation #Linkedinindonesia