Rahmat Wibowo menceritakan bagaimana ia diejek sebagai anak yang pendiam dan religius, lalu membingkai ulang pengalaman itu sebagai proses membangun kemampuannya dalam kitab suci, hukum, dan AI, dengan mendedikasikan tulisannya secara khusus kepada banyak individu dan institusi yang disebutkan namanya, ditulis dengan nada menantang dan menyindir.
| ID | ev-20260617-010 |
|---|---|
| Sumber | Rahmat Wibowo LinkedIn |
| Target | Ibrahim Arief Petra Novandi Barus Achmad Zaky Rahmat Fabhian Aminuddin Rudi Suryadi |
