Rahmat Wibowo membagikan ulang keprihatinan tentang proses pemilihan IA-ITB Jakarta, mempertanyakan gelar PhD Cambridge dan kredensial Warwick milik kandidat Oki Earlivan Sampurno serta menuduh admin membungkam proses due diligence, menuntut verifikasi independen dan penundaan pemilihan, dengan nada menuduh.

Unggahan asli ↗

Rahmat Wibowo membagikan ulang keprihatinan tentang proses pemilihan IA-ITB Jakarta, mempertanyakan gelar PhD Cambridge dan kredensial Warwick milik kandidat Oki Earlivan Sampurno serta menuduh admin membungkam proses due diligence, menuntut verifikasi independen dan penundaan pemilihan, dengan nada menuduh.

Transkrip

Saya sangat khawatir dengan apa yang sedang terjadi dalam proses pemilihan IA ITB Jakarta. Sebagai alumnus Institut Teknologi Bandung, saya merasa berkewajiban untuk bersuara ketika integritas asosiasi alumni kita terancam. Berikut adalah bukti yang ada: Mengenai Kandidat Sesama alumnus Rizky Anugrah telah mengajukan pertanyaan serius mengenai kredensial akademik Oki Earlivan Sampurno, khususnya apakah klaim gelar PhD dari University of Cambridge dan pendaftaran di University of Warwick - Warwick Business School Warwick Business School Society dapat diverifikasi secara independen oleh sumber yang terpercaya. Ini bukan perbedaan kecil. Bagi kandidat yang ingin memimpin IA-ITB Jakarta, integritas kredensial tidak bisa ditawar. Mengenai Proses Pemilihan Beberapa anggota telah mencoba mengajukan pertanyaan due diligence yang sah di grup WhatsApp resmi. Bukannya memfasilitasi transparansi, admin grup berulang kali membungkam kekhawatiran ini dengan alasan "aturan grup" sambil membiarkan kandidat ini melanjutkan sebagai satu-satunya kandidat. Ketika saya mencoba mengajukan pertanyaan akuntabilitas, saya diminta untuk "mencari tempat lain." Itu bukan netralitas. Itu adalah perlindungan. (Mengenai Apa Artinya Ini) Ketika admin menghalangi due diligence dan kandidat yang dipertanyakan maju tanpa lawan, itu bukan pemilihan. Itu adalah penobatan. Alumni ITB membangun reputasi mereka atas dasar ketelitian, pemikiran kritis, dan kejujuran intelektual. Kita seharusnya tidak menuntut kurang dari itu dari mereka yang memimpin organisasi kita. Saya menyerukan kepada panitia IA-ITB Jakarta untuk: + Membuka verifikasi independen terhadap semua kredensial kandidat, + Mengizinkan anggota untuk mengajukan pertanyaan akuntabilitas secara bebas + Menunda pemilihan hingga due diligence yang layak selesai dilakukan Bangsa ini butuh pemimpin yang jujur. Mulai dari komunitas kita sendiri. Ikatan Alumni ITB Institut Teknologi Bandung Tatacipta Dirgantara University of Warwick - Warwick Business School Louise Ainsworth Andrew Lockett #IAITB #1TBAlumni #1AITBJakarta #OkiEarlivanSampurno #AlumnilTB, #Transparency #Electionintegrity #DueDiligence #GoodGovernance #Indonesia