Rahmat Wibowo secara mengejek menuduh Abil Sudarman memalsukan kredensialnya, mengklaim bahwa dia adalah seorang dropout Binus Online yang secara palsu mengaku sebagai alumnus University of London, pakar UNESCO, dan pemenang penghargaan AI dengan jam tangan Patek palsu.

Unggahan asli ↗

Rahmat Wibowo secara mengejek menuduh Abil Sudarman memalsukan kredensialnya, mengklaim bahwa dia adalah seorang dropout Binus Online yang secara palsu mengaku sebagai alumnus University of London, pakar UNESCO, dan pemenang penghargaan AI dengan jam tangan Patek palsu.

Transkrip

Oh wow, lihatlah sang legenda itu sendiri Abil Sudarman, pria yang baru saja benar-benar dilempari batu langsung dari burung Ababil dari neraka. Sang “visioner AI” dan “Executive Director” yang mengaku-ngaku ini sebenarnya adalah seorang dropout jurusan manajemen Binus Online yang tidak pernah lulus, namun dengan percaya diri mengklaim dirinya sebagai alumni University of London. Dia bukan Project Manager, Expert, atau Consultant UNESCO, hanya seorang PMO biasa yang mengerjakan pekerjaan admin seperti orang lain, tapi masih suka menaiki nama besar UNESCO seolah itu jet pribadinya. Dia mendirikan sekolahnya sendiri, Abil Sudarman School of Artificial Intelligence (ASSAl), dan berperan sebagai dosen AI di berbagai universitas, padahal tidak memiliki satu pun gelar pascasarjana yang selesai. UNDIRA - Universitas Dian Nusantara Tambahkan pula penghargaan misterius “Al Innovator of the Year” yang secara harfiah tidak pernah didengar oleh satu pun sumber terpercaya di dunia ini, serta ciri khasnya, jam tangan Patek palsu dengan tali yang mencolok. Sementara itu, ayahnya, Endang Sudarman, diam-diam membangun kredibilitas nyata selama lebih dari 25 tahun di bidang penerbangan dan operasional Haji sebelum menjadi COO di Tunaya yang terkait dengan keluarga tersebut. Sungguh menginspirasi. Tidak ada yang lebih pantas disebut “thought leader” selain dijatuhi batu-batu kebenaran ilahi tepat di atas seluruh persona LinkedIn-nya yang berlebihan. Nur Muhammad A. ‘Abu Hanif Muhammad Syarubany Tunaya #AbabilExposed #StonesFromHell #CredentialTransparency #LinkedinRealityCheck #CreativeBrandingMaster #Alethics