Rahmat Wibowo menuduh Dinda Rhapsodya melakukan pemutusan hubungan kerja secara tidak sah terhadapnya, mengejek gangguan bipolarnya, berpura-pura menjadi korban secara palsu, melaporkannya ke polisi tanpa pemberitahuan hukum, dan menyuap petugas, sambil mencap dirinya sebagai HR yang munafik dan tidak profesional yang bersembunyi di balik gendernya.

Unggahan asli ↗

Rahmat Wibowo menuduh Dinda Rhapsodya melakukan pemutusan hubungan kerja secara tidak sah terhadapnya, mengejek gangguan bipolarnya, berpura-pura menjadi korban secara palsu, melaporkannya ke polisi tanpa pemberitahuan hukum, dan menyuap petugas, sambil mencap dirinya sebagai HR yang munafik dan tidak profesional yang bersembunyi di balik gendernya.

Transkrip

S Rahmat Wibowo wee Menyoroti kemunafikan di sini Dinda Rhapsodya, dialah yang memutuskan hubungan kerja saya secara tidak sah, mengejek saya karena saya bilang saya memiliki spektrum gangguan bipolar. Menggunakan wanita sebagai narasi untuk berperan sebagai korban di sini, kebijakan seperti apa yang ingin dia tegakkan? Memutuskan hubungan kerja saya menggunakan semacam perjanjian kerja yang mencurigakan yang bertentangan dengan hukum. Narasi palsu? narasi palsu jenis apa? hanya berperan sebagai korban dengan kata narasi palsu tidak bisa memberikan bukti apapun, hanya murni berperan sebagai korban. Intimidasi jenis apa? Saya cuma bilang saya akan memposting kasus ini di LinkedIn untuk eskalasi? Bagian mana yang tidak benar? Saya diberhentikan adalah bukti nyata dari kebenaran, saya mereferensikan 50+ orang sebelum tanggal bergabung saya juga kebenaran. Selalu menggunakan kata wanita sebagai perisainya. Lakukan saja pekerjaanmu dengan benar. Fakta lengkap: 1. Memutuskan hubungan kerja saya secara tidak sah 2. Saya bertanya mengapa saya diberhentikan, dia hanya menjawab Dalam masa probation kami tidak perlu memberikan penjelasan 3.1, Randy Gunawan, Salsabila Meidiana Putri sedang berdiskusi di Disnaker Kabupaten Tangerang mengenai sengketa saya, sementara itu dia melaporkan saya ke polisi: - Tanpa memiliki pemberitahuan hukum yang layak, cara berdiskusi di luar hukum - Mengejek saya dengan kata "anak anjing lu gila, gila sendiri aja" saksinya adalah Salsabila Meidiana Putri - Laporan tersebut diterima oleh Polres Tangerang Selatan melanggar hukum - Saya menduga dia memberikan klaim palsu, menggunakan uang untuk menyuap petugas polisi, Nomni Liven mendukungnya agar saya diam 4, Menggunakan istilah wanita sebagai perisainya. 5. HR yang benar-benar tidak profesional Dinda Rhapsodya Sebuah pengingat untuk setiap wanita yang menavigasi dunia kerja, terutama di industri yang didominasi laki-laki. "kalo Terkadang, berada di posisi di mana kamu harus menyampaikan pesan yang sulit, menegakkan kebijakan, atau sekadar melakukan pekerjaanmu dengan integritas dapat membuatmu berada dalam situasi yang tidak nyaman. Saya secara pribadi pernah mengalami menjadi sasaran narasi palsu, intimidasi, dan serangan yang membuat saya merasa tidak aman. Bukan karena pekerjaan saya, tapi karena seseorang memilih untuk membuat cerita yang bukan kebenaran. Sebagai wanita, kita sering menjadi sasaran termudah karena orang menganggap kita adalah yang "lebih lemah". Tapi apa yang banyak orang lupakan adalah di balik setiap wanita di tempat kerja ada keberanian, ketangguhan, dan komitmen untuk berdiri untuk apa yang benar. Untuk semua profesional HR, terutama wanita yang bekerja di lingkungan yang didominasi laki-laki: Tetaplah berdiri tegak. Tetaplah melakukan pekerjaanmu dengan integritas. Menjadi pembawa pesan tidak membuatmu bertanggung jawab atas kemarahan orang lain atau ketidakmampuan mereka menerima akuntabilitas. Dan apresiasi khusus untuk para pria yang memilih untuk berdiri di sisi wanita, yang menjangkau, mendukung, melindungi, dan mengingatkan kita bahwa kebaikan dan rasa hormat masih ada. Dukungan kalian berarti lebih dari apa yang bisa diungkapkan kata-kata. Kekuatan sejati bukanlah tentang siapa yang bisa menyakiti orang lain paling banyak. Kekuatan sejati adalah memiliki keberanian untuk memilih rasa hormat, empati, dan kebenaran. Semoga kita terus menciptakan dunia di mana wanita tidak perlu membuktikan kekuatan mereka dengan bertahan dari perlakuan tidak adil, tapi dihargai, dihormati, dan dilindungi sejak awal. #WomenEmpowerment #WomenAtWork #Safety #Respect #Leadership #Humanity