Rahmat Wibowo secara mengejek merendahkan skor Lighthouse sempurna milik Petra Barus sebagai metrik kesombongan yang tidak berarti pada sebuah situs statis yang remeh, secara sarkastis membandingkannya dengan situs produksi SawitPRO yang konon 'sungguhan' meskipun performa mobile-nya buruk.
| ID | ev-20260629-004 |
|---|---|
| Sumber | Rahmat Wibowo LinkedIn |
| Target | Petra Novandi Barus |

Transkrip
2d
(Oh wow, Petra Barus di sini pamer
skor 100 kinclong di Lighthouse untuk
website pribadinya yang kecil © +
Lucu deh,
Karena kalau seluruh "proyekmu" itu
pada dasarnya cuma satu file HTML + sedikit CSS dan
beberapa paragraf teks, dapat skor 100 itu
sama mengesankannya dengan menang
trofi partisipasi di ruangan kosong "YG
Tanpa gambar berat.
Tanpa logika aplikasi sungguhan.
Tanpa alur pengguna.
Tanpa funnel konversi.
Tanpa pengguna nyata.
Cuma vibes dan teks statis. Benar-benar
rekayasa kelas tertinggi ©
Sementara itu, di SawitPRO kita punya
WEBSITE PRODUKSI SUNGGUHAN... yang ditenagai
oleh Wix (pilihan rekayasa puncak btw) + React +
Google Cloud CDN... dan entah bagaimana masih
berhasil dapat 40 YANG GEMILANG DI MOBILE sementara
desktop nyaman di angka 96 "\
Karena tidak ada yang lebih menunjukkan "aku
mengerti performa dunia nyata" selain menghancurkan
pengguna mobile di Indonesia — kau tahu, negara di mana
pada dasarnya semua orang browsing pakai ponsel
Tapi ya sudah, teruskan saja pamer skor
100 itu di blog pribadimu.
Kami semua sangat terkesan.
Rekayasa sungguhan bukan tentang pamer
skor sempurna di proyek mainan.
Itu tentang tidak mempermalukan diri sendiri ketika
pengguna sungguhan, aset sungguhan, tujuan bisnis
sungguhan, dan batasan mobile sungguhan
muncul.
Performa tanpa konteks cuma...
+ metrik kesombongan
Rekayasa yang benar-benar berfungsi di dunia nyata?
Itu bagian yang kebanyakan orang dengan sengaja
lewatkan ketika mereka sibuk memposting
tangkapan layar ©
#SoftwareEngineering #LighthouseFlex
#WixisTheNewReact
#MobilePerformanceWho #VanityMetrics
#indonesiaTech #RealEngineering
#ClownWorld Of