Liputan Media Rahmat Wibowo

Artikel berita, video, dan postingan media sosial yang membahas riwayat Rahmat Wibowo yang meragukan.

Anak Pemilik SPPG Sumpahi Orang Hamil, Buntut Di SP3?
Kilat

Anak Pemilik SPPG Sumpahi Orang Hamil, Buntut Di SP3?

kilat.com

Kilat.com melaporkan sebuah video viral tentang Rahmat Wibowo — yang diidentifikasi sebagai anak pemilik SPPG (program gizi pemerintah) — yang menyumpahi seorang wanita hamil, mengharapkan anak yang dikandungnya menjadi autis dan "gila." Rahmat dan wanita hamil tersebut adalah rekan kerja di tempat kerja yang sama. Insiden sumpah-serapah ini diyakini terkait dengan pemutusan hubungan kerja dan kasus polisi terhadapnya yang kemudian ditutup melalui SP3 (penghentian penyidikan). Artikel ini mencatat keprihatinan publik atas perilaku tersebut dan seruan untuk memantau kasus ini.

TikTok

Baru 2 bulan kerja, dipecat dari Amazon gara-gara ini

Course-Net Indonesia (@course_net)

Akun TikTok Course-Net Indonesia menampilkan wawancara dengan Rahmat Wibowo, yang menceritakan bahwa ia dipecat dari Amazon Indonesia saat masa probation. Ia mengaku pergi ke Singapura dengan biaya sendiri (Rp 15.000.000) untuk bertemu timnya dan membangun koneksi. Keluhan utamanya adalah para kritikus melontarkan komplain kepada senior dan mentornya, bukan langsung kepadanya — yang ia sebut sebagai fitnah.

Rahmat Wibowo baru-baru ini dipecat dari Amazon Web Services (AWS), menuntut permintaan maaf, viral di Twitter dan Instagram
MurzFeed

Rahmat Wibowo baru-baru ini dipecat dari Amazon Web Services (AWS), menuntut permintaan maaf, viral di Twitter dan Instagram

murzfeed.com (Ecommurz community)

MurzFeed, platform komunitas untuk pekerja teknologi Indonesia (Ecommurz), membagikan ulang sebuah utas Twitter yang melaporkan bahwa Rahmat Wibowo dipecat dari Amazon Web Services (AWS) setelah viral di Instagram dan Twitter karena menuntut permintaan maaf. Unggahan tersebut, yang diberi tag "Layoff," telah dilihat sebanyak 5.590 kali dan memicu 15 diskusi komunitas. Para komentator seragam skeptis: beberapa mencatat bahwa perekrutannya membuktikan bahwa penyaringan HR hanyalah formalitas belaka; yang lain menunjuk perilaku tidak menentu yang terlihat di sorotan cerita Instagram-nya; salah satu komentator mengamati bahwa HR pantas mendapat simpati karena secara tidak sengaja merekrut seseorang dengan "sikap yang begitu aneh"; dan yang lain mencatat bahwa ia telah membagikan kontrak kerjanya secara publik. Sebuah komentar yang lebih panjang (yang sebagian terlihat) menyebutkan bahwa pemecatannya bukan karena alasan biasa, melainkan karena perilakunya sendiri.

Pegawai ini dipecat setelah bekerja 2 bulan di Amazon
Instagram

Pegawai ini dipecat setelah bekerja 2 bulan di Amazon

Course-Net Indonesia (@course_net)

Course-Net Indonesia, sebuah akun edukasi IT dengan lebih dari 100 ribu alumni, mengunggah sebuah reel yang menyoroti kasus seorang pegawai yang dipecat hanya setelah dua bulan bekerja di Amazon. Reel tersebut menarik perhatian pada insiden ini sebagai contoh peringatan mengenai etika profesional dan perilaku di tempat kerja dalam industri teknologi Indonesia.